BUAH DAN SAYURAN UNTUK BAYI

  

Sejak mulai diperkenalkan makanan padat,  pada diet bayi sudah bisa ditambahkan dengan beraneka macam buah dan sayuran. Seperti yang sudah kita ketahui bahwa beraneka macam buah dan sayuran adalah sumber yang padat nutrisi, yang sangat dibutuhkan oleh tubuh; bahkan beberapa diantaranya tidak bisa diperoleh dari makanan hewani, seperti vitamin C dan berbagai zat antioksidan lainnya. Namun beberapa dari jenis buah dan sayur tidak cocok untuk bayi, karena sulit dicerna dan berpotensi tinggi menyebabkan alergi. Nah untuk itulah ibu atau orang tua harus memperoleh informasi yang jelas mengenai makanan yang akan ditambahkan untuk bayinya, karena bagaimanapun sistem pencernaan dan ketahanan tubuh bayi masih belum kuat. Tak hanya itu, cara penyajiannya pun juga perlu diperhatikan; selain harus benar-benar dipastikan kebersihannya, buah dan sayur juga perlu dihaluskan atau terkadang harus ditambahkan kedalam makanan padat utama seperti bubur atau tim nasi putih.
Jika bayi tidak bisa mentolerir makanan tertentu, misalnya menjadi diare, rewel, sulit BAB, hingga timbul reaksi alergi, maka orang tua perlu menghentikannya. Hal ini karena jika makanan dikombinasikan, akan sulit untuk mengetahui mana makanan yang bisa atau tidak diterima oleh bayi. Untuk itu disarankan untuk selalu berkonsultasi dengan ahli kesehatan terpercaya atau dokter anak mengenai makanan pertama yang sesuai untuk diberikan kepada bayi Anda.

daftar buah dan sayuran terbaik dalam hal gizi dan sifat yang cocok diberikan kepada bayi saat mulai pertama diperkenalkan makanan padat (setelah 6 bulan kelahiran) : 

Jenis sayuran dan Umbi-umbian

Jenis umbi-umbian umumnya memiliki tekstur yang lembut ketika dibuat bubur serta memiliki rasa manis alami, sehingga disukai oleh bayi. Anda bisa membuat bubur dari ubi jalar, larut, atau kentang rebus .
  • Wortel bagus untuk bayi karena kaya akan beta karoten (bentuk vitamin A), serta lembut dan rasanya manis bagus untuk kesehatan penglihatan.
  • Ubi jalar yang berwarna merupakan sumber kalium yang baik, vitamin C, dan serat. Namun pada umumnya ubi jalar yang berwarna oranye memiliki tekstur lebih lembut dan rasanya lebih manis plus sumber beta karoten yang bagus. Nutrisi-nutrisi tersebut bermanfaat membantu mencegah beberapa kanker dan efek radikal bebas. Bahkan ubi jalar setelah direbus bisa dibuat bubur dengan ditambahkan susu untuk diperkenalkan sebagai makanan padat pertama bayi.
  • Kentang mengandung vitamin C dan merupakan sumber kalium yang baik, juga dapat digabung dengan sebagian besar jenis sayuran.
Labu kuning: Labu kuning memiliki tekstur yang lembut sehingga mudah dicerna, memiliki rasa yang manis dan jarang menyebabkan alergi; Oleh karena itu membuatnya sempurna sebagai makanan pertama untuk bayi. Labu kuning juga merupakan sumber betakaroten yang sangat baik serta berbagai nutrisi lain dan serat.
Baca juga : Labu Kuning (Waluh) sebagai MPASI Balita terbaik
Parsnip: Bentuk sayuran umbi ini mirip atau sama persis dengan wortel, namun warnanya lebih cerah kekunnigan atau putih. Ia menyediakan pati dan serat dalam jumlah yang baik, serta mengandung antioksidan, vitamin C dan vitamin E.

Jenis buah-buahan

Pisang : Pisang banyak mengandung gula, sehingga membuatnya sebagai buah sumber energi yang baik. Buah ini juga bertekstur lembut, serta merupakan sumber vitamin C, folat, zat besi, dan banyak nutrisi lainnya. Pisang juga baik untuk mencegah diare dan sembelit. Baca juga : Apakah Pisang baik untuk Makanan Bayi?
Pepaya : Daging pepaya sangat lembut sehingga mudah ditelan bayi, merupakan makanan yang baik untuk bayi yang sudah diperkenalkan makanan padat. Buah ini kaya akan vitamin C dan betakaroten, juga tinggi serat larut yang penting untuk fungsi usus normal. Pepaya juga mengandung enzim yang bermanfaat membantu pencernaan.
Jeruk : adalah buah yang sangat kaya akan vitamin C; yang tentunya sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan menangkal radikal bebas.
Mangga : Selain rasanya yang manis dan teksturnya yang lembut, mangga banyak mengandung Vitamin K selain vitamin C dan Vitamin A. Namun sebaiknya tidak terlalu banyak memberikan mangga kepada bayi, karena tingginya serat dan gula bisa membuat bayi diare.
Buah Pir : teksturnya yang renyah dan sifatnya lembut dalam usus perut, serta tidak menyebabkan alergi, membuat buah pir menjadi makanan yang bagus untuk bayi.
Buah Plum atau prunes :  Plum dan prunes hampir tak memiliki perbedaan, keduanya tinggi serat, rendah kolesterol, bebas sodium, serta kaya akan vitamin A dan vitamin C.
Buah Cranberrie: Buah ini kaya akan vitamin A dan tidak meyebabkan alergi. Banyak bayi yang menyukai rasa dari buah yang juga tinggi antioksidan ini.
Buah Anggur : Banyak mengandung Vitamin, mineral, dan Kalsium, termasuk salah satu dari buah paling bergizi sedunia. Anggur bisa dihaluskan dan dicampur dengan makanan lain untuk bayi.
Kiwi : Buah kiwi kaya akan vitamin c, serat, kalium dan bahkan folat. Teksturnya yang lembut dan rasanya yang enak, tentu akan disukai oleh bayi Anda.
Alpukat : Adalah buah yang lembut dan sangat sehat, yang sudah sangat populer diberikan kepada bayi diseluruh dunia. Alpukat mengandung lemak baik dan merupakan buah yang sangat tinggi nilai gizinya.
Apel : Buah yang satu ini sudah tak perlu diragukan lagi manfaatnya bagi kesehata. Ketahui info lebih lanjut di Khasiat Manfaat Buah Apel
Aprikot : Buah ini mengandung banyak betakaroten (ProVitamin A), vitamin C, dan senyawa likopen, merupakan makanan tambahan yang bagus untuk bayi.
Blueberry :  tinggi mengandung antioksidan, serat, vitamin A dan vitamin C. Namun coba berikan ini ketika bayi sudah berusia sekitar 8 bulan.
Melon : banyak mengandung vitamin A, vitamin C dan Kalsium. Melon juga kaya beta-karoten sehingga bagus bagi perkembangan mata pada bayi. Baca juga : Pentingnya Vitamin A  untuk perkembangan anak
Buah Ceri : Memiliki rasa yang manis dan lezat dan tentu saja sangat bergizi tinggi. Buah ini juga cocok untuk ditambahkan kedalam diet makanan padat bayi pertama.
Selalu berkonsultasi kepada dokter anak Anda sebelum memberikan jenis makanan padat atau tambahan apapun kepada bayi, karena mungkin setiap bayi memiliki kondisi yang berbeda. Berikan jenis buah atau sayuran yang baik untuk diet makanan padat pertama pada bayi secara bertahap dimulai dari jumlah sedikit.



































































































































































































































































































































































































































































































































































No comments:

Post a Comment