MENGATASI KAKI PECAH-PECAH



Tips mengatasi tumit pecah-pecah. Kulit kaki memang tebal dan beda sekali dengan kulit lainnya. Banyak orang yang merawat kecantikan hanya bagian atas, tetapi kecantikan bukan hanya bagian  atas, tetapi juga bagian bawah atau kaki. Meski tumit jarang dilihat orang lain. Tetapi hal demikian perlulah diperhatikan untuk menikmati keindahan kulit dan perawatan yang benar.

Bagi seorang wanita, kecantikan memang harus dijaga. Baik itu bagian kulit, mata, dan bagian tubuh yang lainnya. Tumit pecah-pecah bisa disebabkan oleh beberapa berikut ini:
  • Sering berjalan tanpa menggunakan alas kaki
  • Terkena deterjen saat mencuci
  • Berdiri terlalu lama, di lantai yang keras.

Nah, bagi anda yang ingin merawat tumit kaki  yang pecah-pecah biar lebih terasa lebih lembut dan bersih silakan baca beberapa tips di bawah ini.
   

Cara  Mengatasi Tumit Pecah-pecah

Alpukat dan Pisang
Campuran antara alpukat dan pisang dapat dijadikan cream sebagai penghilang pecah-pecah pada bagian kulit. Adapun caranya anda siapkan 100 gram alpukat yang sudah di haluskan kemudian campurkan dengan 100gram pisang yang sudah dihaluskan. Setelah itu oleskan ramuan yang sudah di buat tadi ke bagian tumit kaki yang pecah-pecah. Dan diamkan selama 30 menit lalu bersihkan dengan air bersih.

Air Hangat dan Batu Apung
Pertama siapkan air panas, lalu rendamkan kaki yang tumitnya pecah-pecah selama 10 menit. Kemudian gosokkan batu apung ke tumit pecah-pecah tersebut.

Kelapa dan Air Garam
Pertama anda ambil sebelah batok kelapa, lalu parut dan campurkan dengan air garam. Kemudian gosokan pagaian tumit yang pecah. Diamkan selama 20 menit, lakukan cara ini 3 kali dalam seminggu.

Alpukat
Buah alpukat mengandung Vitamin E yang bisa digunakan sebagai untuk mengatasi kulit yang kering. Adapun cara menggunakannya cukup mengoleskan daging alpukat kemudian di diamkan selama 15 menit.
Itulah yang harus dilakukan untuk mengatasi tumit pecah-pecah, dengan melakukan cara alami di atas maka anda dapat dengan mudah menghilangkan pecah-pecah tersebut.

No comments:

Post a Comment